Ghost Writer News – Mengenal Tesis Tajuk Rencana dan Cara Penyampaiannya

Ghost Writer News – Mengenal Tesis Tajuk Rencana dan Cara Penyampaiannya

Fungsi Menulis Artikel Blog Sebagai Media EdukasiGhost Writer News – Tesis adalah pendapat utama dari keseluruhan uraian tajuk rencana. Secara sederhana, tesis disebut juga kesimpulan. Sebagai salah satu bentuk karya jurnalistik, tesis pada tajuk rencana hendaknya ringkas, lugas, tegas, jelas, dan mengandung unsur kebaruan. Unsur kebaruan ini sangat penting agar tajuk rencana tidak terjebak ke dalam pengulangan pendapat sebelumnya yang cenderung seragam serta monoton.

Haris Sumadiria melalui buku Menulis Artikel dan Tajuk Rencana menyatakan bahwa pengulangan pendapat semacam itu hanya mencerminkan kemalasan berpikir, terlalu menyederhanakan masalah, dan tidak mampu mengembangkan sikap intelektual secara kreatif. Tesis tajuk rencana harus bisa “dijual” kepada pembaca secara umum. Yang tidak boleh dilupakan adalah meskipun sarat dengan misi ideal dan sosial, dalam tajuk rencana tetap melekat nilai dan orientasi komersial.

Tesis Terbuka dan Tesis Tertutup

Menurut buku yang memiliki tagline Panduan Praktis Penulis dan Jurnalis Profesional ini, tesis tajuk rencana dapat disampaikan melalui dua cara, yaitu terbuka dan tertutup. Kedua jenis tesis ini memiliki karakter berbeda. Apakah yang dimaksud dengan tesis terbuka? Disebut penyampaian terbuka apabila tesis dirumuskan dalam rangkaian kalimat ringkas, lugas, dan tegas secara tersurat.

Tesis tersurat bersifat menembak langsung, tidak memberi kesempatan bagi pembaca untuk melakukan interpretasi atau mengembangkan persepsinya. Pembaca hanya dihadapkan kepada dua pilihan: menerima atau menolak tesis tersebut. Tidak ada proses analisa yang ditawarkan kepada pembaca.

Sedangkan jenis kedua adalah tesis tertutup. Apakah yang dimaksud dengan tesis tertutup? Tesis tertutup adalah kesimpulan sebuah tajuk rencana yang disampaikan kepada pembaca dengan cara tidak dirumuskan dalam kalimat yang ringkas, lugas, dan tegas. Pesan disampaikan secara tersirat, samar-samar, atau hanya menunjukkan sinyal, isyarat, tanda, maupun indikator.

Mengapa ada penulis yang memberi pilihan menyampaikan kesimpulan dilakukan secara tersirat? Ada beragam alasan yang dipakai oleh penulis. Yang paling umum adalah pertimbangan bahwa para pembaca sudah cukup cerdas dan bijak sehingga tidak ingin menimbulkan kesan sedang menggurui. Tentu Anda sebagai pembaca lebih senang bila dianggap memiliki intelektual di atas rata-rata.

Jenis Tesis Manakah Yang Lebih Baik?

Sebagian pembaca, terutama mereka yang tinggal di kota-kota besar, hidupnya dipenuhi kesibukan, terburu-buru, dibebani tugas-tugas berat di kantor, sangat menyukai tesis yang dilakukan secara terbuka. Mereka tidak mau berpikir berat dan menganalisa lebih tajam. Mereka mempercayakan semua itu kepada tim ahli media pers. Mereka tinggal menyatakan dalam hati apakah setuju dan mendukung tesis yang ditawarkan tersebut atau justru menolaknya.

Sebagian pembaca lainnya meski dibebani tugas berat, tinggal di kota besar, dan hanyut dalam atmosfir kompetisi yang sangat ketat dalam berbagai kehidupan, justru menyukai tesis tajuk rencana yang bersifat tertutup atau tersirat. Bagi kelompok pembaca ini, membaca tajuk rencana tidak berbeda dengan terlibat diskusi intelektual secara kreatif. Mereka diajak untuk berfikir dan menganalisa persoalan yang berkembang dalam masyarakat sekaligus dituntut untuk dapat menawarkan solusinya.

Mengenai cara mana yang lebih baik, dalam hal ini tergantung segmentasi pembaca yang dituju. Perlu adanya riset yang lengkap terlebih dulu untuk mengetahui tingkah laku masyarakat setempat dan kecenderungan dalam aspek berpikir dan berpendapat. Jika telah mengetahui karakter segmentasi pembaca yang dituju, maka pengelola tajuk rencana akan dengan mudah menentukan cara penyampaian yang tepat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *